Dunia Kita GiDik Ber! (Teknologi, Pendidikan, Berkreasi)Dunia yang penuh dengan dasar teknologi yang kini semakin maju dan dapat membantu kita menigkatkan pendidikan Bangsa.
Senin, 16 Januari 2012
Cara Menghindari Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang yang melewati batas-batas norma ketimuran. Biasanya orang-orang yang kebanyakan terjerumus dalam pergaulan bebas ini adalah kalangan remaja, meski tidak tertutup kemungkinan para orang tua juga sebenarnya bisa terjerumus kedalam pergaulan bebas ini.
Untuk menghindari pergaulan bebas, khususnya bagi para anak-anak remaja yang sering juga disebut sebagai anak ABG, maka pada tulisan ini akan dibahas mengenai cara menghindari pergaulan bebas itu sendiri.
Dari beberapa sumber di internet, Karo Cyber mencoba merangkum berbagai cara menghindari pergaulan bebas agar anak-anak remaja tidak terjerat didalamnya.
Adapun cara mengindari pergaulan bebas tersebut antara lain dapat dilakukan dengan cara:
1. Bila tidak ada acara-acara yang memang benar-benar perlu, maka usahakanlah untuk tidak keluar dari rumah.
2. Jangan pergi ke warnet bila memang tidak ada tugas sekolah atau tugas-tugas lain yang memang perlu dan penting untuk di kerjakan.
3. Bila belum cukup umur, usahakan agar menunda dulu hubungan berpacaran, sebab ada kemungkinan bila belum cukup usia, anda bisa saja terjebak dalam hubungan ini yang menggiring anda ke arah pergaulan bebas.
4. Mendalami agama sesuai dengan kepercayaan anda.
Mudah-mudahan dengan beberapa tips diatas anda dapat terbebas dari yang namanya pergaulan bebas. Dan semoga dengan terbebasnya anda dari pergaulan bebas ini, mudah-mudahan pula akan membawa dampak yang lebih baik pada kehidupan dan masa depan anda.
Senin, 12 Desember 2011
Dibunuh Karena Blackberry
Pakar kriminologi, Thomas Sunaryo, memandang salah satu sebab terjadinya street crime (kejahatan jalanan) di Jakarta lebih dikarenakan faktor makin sulitnya kehidupan ekonomi.
"Kondisi masyarakat kita dalam krisis ekonomi, orang cari kerja sulit. Kita lihat jalan raya, polisicepe banyak, kalau kasih kerja gampang pastinggak mau mereka di jalan," ujar Thomas ketika di hubungi oleh VIVAnews.com, Sabtu, 10 Desember 2011.
Selain itu, menurut Thomas, masyarakat saat ini juga mengalami kebingungan karena tidak adanya sosok yang menjadi pedoman bagi masyarakat.
"Masyarakat dalam anomali, bingung, norma mana yang benar? Lihat pejabat- pejabat, mereka mestinya jadi panutan, korup. Anggota DPR berantem, sedangkan kasus- kasus besar tidak ada yang diselesaikan," ujar Thomas. "Kalau rakyat kecil mencuri, gampang masuk penjara."
Menurutnya street crime yang terjadi di kota besar seperti Jakarta karena sifat masyarakat perkotaan yang individualis dan sifat bersaing untuk mendapatkan materi. "Kita lihat, teknologi, style di Jakarta selalu berubah, hingga orang walau tidak mampu, tetap berusaha bisa mendapatkan," ujar Thomas lagi.
Terkait dengan pembunuhan pelajar berprestasi di Singapura, Christoper Melky Tanujaya, Thomas mengatakan bila dilihat dari kronologi terbunuhnya Melky, ia menganggap bahwa pelaku adalah tipe orang yang reaktif. "Kepribadian orang macam-macam, pembunuh Christoper adalah tipe orang yang cepat bereaksi. Dia merasa takut kalau ia tiba-tiba ketahuan mencuri BlackBerry korban," urai Thomas.
Menurut Thomas, reaksi berlebihan muncul dari alam bawah sadar pelaku, sehingga ketika korban tahu bahwa pelaku ingin mengabil BlackBerry-nya, pelaku langsung menusuk korban hingga tewas. "Reaksi tersebut juga muncul karena kekhawatiran pelaku bila korban melawan, atau berteriak, pelaku sadar, ia bisa dihakimi oleh warga sekitar," tutur Thomas.
Dalam dalam dua minggu ini terjadi dua kasus pembunuhan yang terjadi di jalanan ibukota. Pada tanggal 4 Desember 2011, seorang supir taksi, Humala Pardede ditemukan tewas. Mayatnya bersimbah darah ditemukan di gorong-gorong di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur. Ketika ditemukan terdapat 10 luka tusuk, terutama di bagian kepala. Hingga saat ini, pelaku belum ditemukan.
Sehari usai tewasnya supir taksi, seorang pelajar berprestasi, Christoper Melky Tanujaya (16), ditemukan tewas dengan luka tusukan di leher dan tengkuk di Jalan Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara. Pelajar yang bersekolah di Singapura ini harus berakhir hidupnya dengan cara yang mengenaskan hanya karena pembunuh berusaha ingin merebut BlackBerry-nya. (hp).
Kejahatan itu bisa terjadi kapan saja, dimana saja tanpa pandang bulu
Selalu waspada ya teman-teman !
Tempat Ibadah " NAM HAI KWAN SE IM PU SA"
Tempat Ibadah yang berada di pesisir pantai Loji Pelabuhan Ratu Sukabumi ini dijadikan juga tempat wisata. Sebuah kemegahan tempat wisata diatas bukit yg ditata sedemikian apik, membuat para pengunjung yg hadir disini untuk beribadah sampai mereka yg hanya sekedar melihat keistimewaan tempat ibadah ini merasa nyaman
Ada 7 Tempat pendopo yg bisa kita datangi diantara nya tempat nya Prabu Siliwangi, Dewa 4 Muka dan juga tempat Ibu Ratu Nyiloro Kidul . Semua tempat di hubung kan dengan jumlah anak tangga yg konon sampe puncak berjumlah 535 anak rangga ..Banyak cerita yang aku dapat di sini,yang pada akhir nya semakin aku paham bahwa semua manusia di muka bumi ini harus bisa saling menghargai, menyanyangi, ber buat baik dan tidak merusak bumi.
Indah nya kebersamaan dan kedamaian meskipun perbedaan Suku dan Agama ..
MARI KITA SALING MENGHARGAI...dan MENGHORMATI PERBEDAAN ...
Langganan:
Postingan (Atom)






